Cari Blog Ini

SDN Moncek Timur Gelar Pelatihan Peningkatan Mutu Pendidikan Bersama Psikolog, Perkuat Iklim Sekolah yang Aman, Sehat, dan Berkualitas

 


Sumenep, Jawa Timur -  Upaya meningkatkan kualitas pendidikan tidak hanya dilakukan melalui penguatan kompetensi akademik, tetapi juga dengan membangun kesehatan psikologis seluruh warga sekolah. Berangkat dari komitmen tersebut, SDN Moncek Timur menyelenggarakan Pelatihan Peningkatan Mutu Pendidikan melalui Pendekatan Faktor Psikologis di Sekolah yang menghadirkan narasumber seorang psikolog, Ruslan, S.Psi., Psikolog (cand.). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan SDN Moncek Timur sebagai bagian dari pengembangan profesional berkelanjutan dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat, aman, dan berpihak pada murid.

Pelatihan yang dilaksanakan di lingkungan SDN Moncek Timur ini menjadi salah satu langkah nyata sekolah dalam membangun budaya kerja yang tidak hanya berorientasi pada hasil belajar, tetapi juga memperhatikan kondisi psikologis murid, guru, serta iklim sekolah secara menyeluruh. Melalui kegiatan ini, sekolah ingin memastikan bahwa setiap proses pembelajaran berlangsung dalam suasana yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.





Dalam paparannya, Ruslan menjelaskan bahwa mutu pendidikan tidak cukup diukur dari capaian akademik semata. Keberhasilan sebuah sekolah juga ditentukan oleh kemampuan seluruh warga sekolah dalam menciptakan hubungan yang positif, komunikasi yang sehat, serta lingkungan belajar yang memberikan rasa aman dan nyaman bagi murid.

Menurutnya, sekolah merupakan ruang tumbuh yang sangat penting bagi perkembangan karakter, kepercayaan diri, kemampuan sosial, serta kesehatan mental anak. Oleh karena itu, faktor psikologis harus menjadi perhatian bersama agar setiap murid mampu berkembang sesuai potensi yang dimilikinya.

Pelatihan membahas berbagai aspek penting yang memengaruhi mutu pendidikan. Pada aspek psikologi murid, peserta diajak memahami pentingnya membangun motivasi belajar, mengembangkan self-efficacy atau keyakinan terhadap kemampuan diri, mengelola emosi, serta menumbuhkan resiliensi agar anak mampu menghadapi berbagai tantangan belajar.

Sementara pada aspek psikologi guru, materi difokuskan pada pentingnya menjaga kesehatan mental pendidik, mengelola stres kerja, mencegah burnout, meningkatkan kompetensi sosial-emosional, serta membangun hubungan yang positif dengan murid. Guru yang sehat secara psikologis diyakini akan mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih bermakna, menyenangkan, dan berpihak kepada kebutuhan anak.

Tidak kalah penting, pelatihan juga mengulas bagaimana membangun iklim sekolah yang aman, inklusif, kolaboratif, dan suportif. Lingkungan sekolah yang positif akan melahirkan budaya belajar yang sehat, memperkuat rasa memiliki terhadap sekolah, serta meningkatkan kenyamanan seluruh warga sekolah dalam menjalankan aktivitas pendidikan.

Kepala SDN Moncek Timur, Riskiyah, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari visi sekolah dalam menghadirkan pendidikan yang utuh. Menurutnya, peningkatan mutu pendidikan harus dimulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berada di dalam sekolah.

"Guru merupakan aktor utama dalam proses pendidikan. Ketika guru memiliki pemahaman tentang aspek psikologis murid dan mampu menjaga kesehatan psikologis dirinya sendiri, maka pembelajaran akan berlangsung lebih efektif, penuh empati, dan mampu menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan bagi anak-anak," ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa SDN Moncek Timur terus berupaya menghadirkan berbagai program peningkatan kompetensi guru yang relevan dengan tantangan pendidikan masa kini. Tidak hanya berfokus pada penguatan literasi, numerasi, maupun pemanfaatan teknologi, sekolah juga memberikan perhatian terhadap pengembangan kompetensi sosial dan emosional sebagai bagian penting dalam membangun sekolah yang berkualitas.

Selama pelatihan berlangsung, suasana terlihat sangat interaktif. Para peserta mengikuti setiap sesi dengan penuh antusias. Berbagai pengalaman yang dihadapi guru di ruang kelas menjadi bahan diskusi bersama narasumber, sehingga materi yang disampaikan terasa dekat dengan kondisi nyata di lapangan. Sesi tanya jawab berlangsung dinamis dan memberikan banyak wawasan baru mengenai cara menghadapi berbagai karakter murid dengan pendekatan yang lebih humanis.

Pelatihan ini juga memberikan bekal praktis kepada guru dalam memahami perilaku murid, membangun komunikasi yang efektif dengan orang tua, menciptakan kelas yang nyaman, serta mengembangkan strategi pembelajaran yang mampu meningkatkan motivasi belajar anak. Dengan demikian, guru tidak hanya berperan sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai pendamping yang mampu mendukung perkembangan psikologis murid.

Melalui kegiatan ini, SDN Moncek Timur semakin menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dalam meningkatkan mutu pendidikan. Sekolah meyakini bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektual, tetapi juga oleh kesehatan mental, karakter, kemampuan sosial, dan iklim sekolah yang positif.

Dengan menghadirkan psikolog sebagai narasumber, SDN Moncek Timur berharap seluruh guru dan tenaga kependidikan memperoleh wawasan baru yang dapat diterapkan dalam kehidupan sekolah sehari-hari. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat kolaborasi seluruh warga sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, suportif, inspiratif, serta mampu melahirkan generasi yang berkarakter, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Pelatihan ini menjadi bukti bahwa SDN Moncek Timur terus bergerak menghadirkan pendidikan yang berkualitas melalui pengembangan kompetensi guru secara menyeluruh. Dengan semangat kolaborasi dan pembelajaran sepanjang hayat, sekolah optimistis mampu mewujudkan visinya sebagai sekolah yang hebat, melahirkan murid hebat, demi Indonesia yang semakin kuat.

Related Posts

Related Posts

Posting Komentar